Dengan inflasi yang moderat di bulan April 2013, para pakar mendiskusikan keputusan untuk menentukan tepat tidaknya tindakan pemangkasan suku bungan untuk menghadapi pertumbuhan yang menurun dan aliran modal arbitrasi di tengah pemotongan tingkat suku bunga dunia.
Inflasi konsumen di negeri tirai bambu itu mencapai 2,4% dari tahun ke tahun di bulan April , kenaikan ini dari 2,1% di bulan Maret tetapi perlahan berada di bawah target per tahunan yakni 3,5%, menurut Biro Statistik Nasional China. Demikian seperti dilansir dari kantor berita China, Xinhua, Jumat lalu (10/5/2013).
Data ini diharapkan memberikan ruang bergerak lebih baik bagi Bank of China yang bertindak sebagai regulator perbankan China untuk menyempurnakan kebijakan-kebijakannya.
“Terdapat kemungkinan yang makin tinggi untuk memotong 25 basis poin pada tingkat suku bungan acuan China dalam tahun ini,” ujar Liu Ligang, ekonom utama untuk China dan sekitarnya di ANZ Bank. (*Akhlis)
No comments:
Post a Comment