Monday, 4 February 2013

Bulog Bengkulu Tunda Penyaluran Raskin

Divisi Regional bulog bengkulu kembali menunda pembagian beras bagi warga miskin jatah 2013 karena menunggu surat permintaan dari kabupaten/kota.

Mestinya surat dari para bupati dan wali kota Bengkulu sudah masuk sebelum akhir Januari 2013, namun nyatanya hingga saat ini belum ada realisasinya, kata Humas Divre bulog bengkulu Riswan, Jumat.

Ia menjelaskan, jatah raskin 2013 tercatat 21.883 ton dengan sasaran 121.574 rumah tangga sasaran (Rts), sedangkan jatah 2012 122.474 rts dan jumlah raskin 10.941 ton.

Pada 2012 terjadi dua kali pembagian yaitu Januari-Mei dan Juni-Desember 2013, pembagian priode kedua tahun lalu itu terjadi penurunan jumlah warga kurang mampu.

Namun pada 2013 warga yang tidak terdaftar pada Juni-Desember 2012 kembali masuk datanya karena memang mereka masih tergolong tidak mampu dan banyak protes dari para kepala desa dari empat kabupaten yang warga miskinnya berkurang.

Ke empat kabupaten penerima raskinnya berkurang priode Juni-Desember 2012 adalah Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Lebong, Kabupaten Kaur dan Kabupaten Seluma.

Sedangkan Kabupaten Mukomuko sejak empat tahun terakhir tidak mengambil jatah raskin meskipun setiap tahun jatah dari pusat tetap turun, katanya.

Kasi Harga dan Pasar (Gasar) bulog bengkulu David Susanto mengatakan, stok beras saat ini tercatat 8.000 ton dan dalam waktu dekat akan masuk 3.000 ton dari Jawa Timur.

Pasokan beras dari Jawa Timur itu rencananya untuk menambah stok di gudang Kota Bengkulu, gudang Manna, Bengkulu Selatan, Gudang rejang Lebong dan gudang di Bengkulu Utara, dan diperkirakan mencukupi jatah lima bulan ke depan, ujarnya. (ant/as)

No comments:

Post a Comment