Sunday, 18 May 2014

Film tentang Putri Grace dari Monako Buka Festival Cannes


Kemewahan Cannes dan tetangganya, Monako, dikawinkan dalam film "Grace of Monaco", yang membuka festival film Cannes ke-67, Rabu.


Sementara penggemar mengelu-elukan Nicole Kidman dan bintang lain di karpet merah, kecaman menunjukkan bahwa tidak ada pernikahan indah di situ.


Festival 12 hari memperebutkan piala Palma itu menampilkan deretan bintang film internasional yang berjalan di atas karpet merah sebagai acara yang paling ditonton.


Ada bintang Tiongkok Zhang Ziyi hingga aktris Prancis Audrey Tautou yang menapakkan langkah-langkah terkenal mereka.


Nicole Kidman tiba dengan gaun malam warna biru bertabur manik-manik dan rok berenda mengatakan dia menyukai festival Prancis yang terkenal artistik dengan suasana Laut Tengah.


"Saya sering mengalami masa-masa menakjubkan saat pengambilan gambar dan tinggal di Riviera, Prancis, juga saat pengambilan gambar di Monaco," kata Kidman kepada wartawan setelah memberi tanda-tangan kepada para penggemar yang menunggu sejak sehari sebelumnya.


Delapan belas film dari para sutradara yang terjauh seperti Mauritania hingga Jepang bersaing dalam memperebutkan piala Palme d'Or yang akan diserahkan pada 24 Mei bersama penghargaan lainnya.


Film-film berselera tinggi dengan bintang-bintang besar akan membuka perayaan ini tak terkecuali film "Grace of Monaco".


Nicole Kidman membintangi film itu sebagai aktris Amerika grace kelly yang menikah dengan Pangeran Rainier dan menjadi Putri Grace, garapan Olivier Dahan, sutradara Prancis yang menangani "La Vie en Rose" tahun 2007.


"La Vie en Rose" menampilkan cerita tentang penyanyi Edith Piaf menjadi film laris dunia.


Namun pemberitaan tentang film Putri Grace dibayang-bayangi sengketa antara Dahan dan produser Harvey Weinstein yang memiliki hak peredaran di Amerika, sementara berdasarkan peraturan Prancis hak tersebut ada pada sutradara.


Diumumkan di Cannes bahwa perselisihan itu sudah diselesaikan. "Tidak ada perselisihan lagi," kata Dahan.


"Segala sesuatunya sudah diselesaikan. Kami bekerjasama dengan baik dan saya sangat puas dengan keadaan sekarang," katanya. Film yang sebagian mengambil gambar di Monaco sebelum keluarga kerajaan mengecam Dahan, menampilkan Putri Grace yang putus asa karena tidak mampu menyesuaikan diri dengan penduduk di negeri mungil dan khususnya atas perannya yang terbatas sebagai istri raja.


Ia mengendarai mobil Porsche dengan kecepatan yang membahayakan di jalanan Monaco yang curam dan berkelok-kelok untuk melampiaskan perasaannya.


Ia juga terlihat bosan dengan teman suaminya, Aristotle Onassis (Robert Lindsay) yang diperlihatkan bersama istrinya saat itu, penyanyi opera Maria Callas (Paz Vega).


Kelly akhirnya mengalami kecelakaan mobil di jalan-jalan tersebut pada 1982 karena terkena stroke saat mengendarai mobil, itu adalah hal-hal nyata dalam film tersebut.


Dahan dan Kidman mengakui dalam jumpa pers bahwa ada beberapa bagian cerita yang merupakan rekaan misalnya kunjungan Presiden Prancis saat itu Charles de Gaulle ketika terjadi krisis antara kedua negara dan sutradara Alfred Hitchcock yang membujuk Kelly untuk kembali ke Hollywood.


Putra-putri Kelly dan Pangeran Rainier, yaitu Pangeran Albert, Putri Caroline, dan Putri Stephanie mengecam film tersebut tidak berdasarkan kenyataan.
Kritik tersebut membuat sedih Kidman.


"Film ini tidak bermaksud menjahati keluarga kerajaan, kepada Grace atau Rainier. Ini difiksikan, bukan biografi ...," kata Kidman.


"Pertunjukkan itu dikerjakan dengan cinta," katanya sambil menyesali keluarga kerajaan tidak bersedia hadir pada pertunjukkan perdananya. Dahan mengatakan memasukkan de Gaulle dan Hitchcock pada ceritanya karena mereka tokoh penting bagi film. 9ap)

No comments:

Post a Comment