Salah satu ikon sepakbola Asia, Park Ji Sung memutuskan untuk gantung sepatu dari sepakbola di usia 33 tahun. Ia mengumumkan keputusan tersebut di JS Football Center, Suwon.
Sepanjang karirnya, Park dikenal sebagai pemain serba bisa dengan etos kerja yang tinggi. Itulah yang membuatnya menjadi pemain andalan baik di level klub atau internasional.
Memulai karirnya bersama klub Jepang Kyoto Purple Sanga pada tahun 2000. Kemudian, setelah penampilan impresif bersama korea selatan di Piala Dunia 2002 yang berhasil mencapai semifinal, ia ditarik ke Eredivisie Belanda bersama PSV Eindhoven.
Tiga tahun kemudian, Park menjadi pemain Korsel pertama yang bermain di Liga Primer Inggris, ketika ia bergabung dengan manchester united. Bersama Setan Merah, namanya semakin melambung, setelah ia memenangkan empat titel EPL dan satu trofi Liga Champions.
Park kemudian bergabung dengan QPR dan menjadi kapten di sana, sayang ia gagal menghindarkan timnya dari degradasi. Musim berikutnya, ia kembali ke PSV dan tampil sebanyak 23 kali di liga sebelum memutuskan untuk pensiun.
Di level tim nasional kemampuannya tak perlu diragukan lagi, karena ia menjadi salah satu dari delapan pemain yang berhasil menembus 100 caps bersama Taeguk Warriors.(ris)
No comments:
Post a Comment