Sunday, 18 May 2014

Studi: Buruknya Pola Makan Pengaruhi Kualitas Tidur


Sebuah studi yang diungkapkan jurnal Obesity, kurang tidur tak hanya disebabkan karena banyak pikiran, tapi juga akibat pemilihan makanan yang tak sesuai.


Wanita yang tidur kurang dari enam jam sehari rata-rata mengonsumsi kalori lebih banyak daripada wanita yang tidur minimal tujuh jam. Kalori yang sering dimakan wanita yang insomnia kebanyakan berasal dari pilihan makanan yang kurang bergizi. Hal yang sebaliknya ditemukan pada kelompok wanita yang cukup tidur.


Hubungan kurang tidur dengan pemilihan makanan pun berlaku sebaliknya. Artinya bukan hanya kurang tidur yang menyebabkan pemilihan makanan yang berkalori, melainkan juga pilihan makanan yang tinggi kalori pun menyebabkan sulit tidur di malam hari.


Peneliti menemukan, orang-orang yang sedang ada dalam program diet khusus, seperti mengurangi lemak atau kolesterol, juga cenderung lebih mengantuk di siang hari. Mereka juga mengalami kesulitan tidur di malam hari.


Studi pun menyimpulkan hubungan antara kualitas diet dan tidur sangat erat. Keduanya perlu dioptimalkan untuk memperoleh kesehatan yang optimal.


Beberapa kiat untuk mendapatkan kuantitas dan kualitas tidur yang cukup dan baik antara lain dengan menentukan waktu pasti untuk tidur. Dengan melakukan itu, kita bisa mengira-ngira lama tidur yang akan didapatkan.


Kemudian, peneliti juga menyarankan untuk tidak makan paling tidak satu jam sebelum tidur. Saat tubuh masih mencerna menjelang tidur, maka tubuh tidak akan benar-benar rileks saat tidur.(ris)

No comments:

Post a Comment